
(Foto: Dok Pribadi/Visentris)
Malang, Motif batik terlihat di antara pakaian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) saat mengikuti perkuliahan pada Jumat (2/10/2026). Sejumlah mahasiswa mengenakan batik setelah adanya ajakan untuk memakai pakaian tersebut dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional.
Salah satunya Nugrahani Karina Tri Widodo (20), mahasiswa UMM. Ia mengenakan batik karena ingin ikut merayakan Hari Batik Nasional. Karina mengetahui adanya ajakan tersebut sehari sebelum pelaksanaan.
“Sejujurnya aku memakai batik karena mau merayakan hari batik itu juga sih,” ujar Karina.
Menurut Karina, ajakan memakai batik bersifat opsional. Saat mengikuti perkuliahan pagi, sekitar setengah mahasiswa di kelasnya mengenakan batik.
Batik di Tengah Perkuliahan
Penggunaan batik juga menjadi bagian dari cara Karina menyesuaikan pakaian dengan gaya pribadinya. Ia sempat berencana mengenakan atasan, bawahan, dan dasi bermotif batik. Namun, rencana tersebut diubah karena perpaduan warnanya tidak sesuai.
Karina melihat pakaian sebagai bagian dari identitas seseorang. Ia juga tertarik melihat mahasiswa memadukan batik dengan pakaian bergaya modern.
“Pakaian itu identity,” kata Karina.
Hal serupa dilakukan Andhini Putri (22), mahasiswa UMM. Ia mengenakan batik setelah mengetahui adanya ajakan dari kampus untuk memperingati Hari Batik Nasional. Informasi tersebut diterimanya sekitar satu hari sebelum pelaksanaan.
“Karena hari ini Hari Batik Nasional. Aku juga tahu ada ajakan dari kampus untuk memakai batik, jadi sekalian ikut,” ujar Andhini.
Menurut Andhini, penggunaan batik dalam perkuliahan menunjukkan bahwa pakaian tersebut tidak hanya digunakan dalam kegiatan formal. Batik juga dapat dikenakan saat kuliah dengan menyesuaikannya dengan gaya masing-masing.
“Menurutku bagus karena batik jadi tidak hanya dipakai untuk acara formal. Dipakai untuk kuliah juga masih bisa terlihat rapi dan bisa disesuaikan dengan gaya masing-masing,” katanya.
Peringatan Hari Batik Nasional kemudian hadir di tengah aktivitas perkuliahan mahasiswa. Batik tidak menjadi bagian dari kewajiban mengikuti kelas, tetapi menjadi pilihan pakaian bagi mahasiswa yang ingin ikut memperingatinya.
